Tanpa di jungjung
Tanpa di seret
Aku berlari setia mengitari para pendosa
Bukan karena tugas bukan karena tak ada pilihan
Bagiku, kestiaan yang bagai mana yang bisa mengubah.
Kadang terdengar makian serta cemooh
Yang merobek tabir dari kesetiaanku
Bagaimana bisa aku di cela,
Bagaimana bisa aku di hina,
Sedang aku adalah bagian sumber kehidupan.
Apakah kalian mengerti aku bersedih
Meratapi kalian manusia-manusia yang serakah
Menunggu kalian tersadar
Kenapa dan apa hadir ku di sini.
Memang aku bukanlah sang pencipta
Aku ciptaan tapi bukan seperti kalian
Aku hadir di dari timur dan pulang ke barat.
Aku takut saat kepulanganku ke timur
Kalian masih di selimuti oleh ketamakan
Di sini, di atas, di pusat tatasurya
Aku mengawasi
Namun aku meratapi.
